Senin, 19 Maret 2012

FAST FOOD VS TRADITIONAL FOOD

Mainstream and non mainstream 

Apa si yang kalian ketahui tentang kata - kata diatas ? Terdengar asing sepertinya di telinga para pendengar.



Hmmm sebelumnya kita mau bahas tentang mainstream yang masuk ke Indonesia.


Bicara soal makanan yang biasa kita makan, menurut kalian makanan apa si yang enak, mudah didapat, higienis dan harganya pun terjangkau ?
Gak usa dijawab, pasti dalam otak dan pikiran kalian adalah fast food dalam bahasa Inggrisnya, tapi kalau bahasa Indonesianya makanan cepat saji !


Sepertinya fast food sudah marak dimana mana. Dari mall yang kecil sampai mall yang paling "HITS". Bukan begitu ? Tanpa kita sadari , dimana - mana sekarang mall sudah menjual berbagai fast food . 


Kalau kalian jalan di mall manapun pasti ada makanan cepat saji seperti McD, KFC, Burger King, dll. Dan kebanyakan dari kita pasti lebih memilih untuk makan makanan cepat saji.
Makanan cepat saji sudah menjadi pilihan kebanyakan orang - orang di jaman modern ini . Semua orang sekarang di tuntut untuk melakukan segalanya serba cepat dan serba instant.
Apakah kami benar ? Pastinya! Apalagi kita semua berada di kota metropolitan "JAKARTA"
Ada pepatah "time is money" . Jadi kita pasti lebih memilih makanan yang cepat dan instant.


Apa kalian semua sadar sekarang semua fast food berlomba - lomba supaya mendapatkan customer lebih banyak dengan menaikan fasilitas seperti adanya drive thru, delivery service 24 hours / 7 days, free hotspot. Siapa yang gak tergiur dengan semua fasilitas itu?
Dari orang yang sibuk kalau ingin makan fast food , bisa memesan lewat mobil tidak perlu turun. Kalau ada orang lembur lapar mereka hanya datang ke restaurant 24/7 .
Di jaman globalisasi ini semua orang sudah membuat semua menjadi mudah.


Itu adalah dampak positif yang kami telusuri dalam makanan fast food. Namun kami juga menelusuri dampak negatifnya. Banyak makan fast food, akan merusak gangguan kesehatan, dapat menyebabkan kanker bila dikonsumsi setiap hari. Mengapa bisa berdampak buruk seperti itu? Karena namanya saja makanan cepat saji, mereka membuatnya cepat dan instant dengan menggunakan bahan pengawet, dll. 


Kami akan memberikan contoh - conntoh tempat makan yang ada di Indonesia :






McDonald's




KFC



BURGER KING


Itu adalah sebagian contoh tempat fast food yang terdapat di Indonesia. Apa aja sih yang mereka jual?


KFC menjual berbagai macam makanan seperti nasi ayam, kentang goreng, minuman, dll


Burger King lebih menjual Burger mereka dan juga kentang serta minuman
Burger King hanya menjual Burger saja . Ada berbagai macam bentuk dan rasanya. Ada blackpapper, double chesse burger, dll




McD di Indonesia berbeda dengan McD diluar negeri. Diluar negeri mereka menjual burger dan kentang, serta makanan kecil.
Bila di sini, McD menjual paket nasi ayam dengan soup dan juga telur  + minum 


BAGAIMANA MEDIA MEMPROMOSIKANNYA ?





            http://www.kaskus.us/                           http://www.fastfact.info/



Kami juga memasukan sumber video dari iklan fast food, bila kalian ingin melihatnya silahkan buka link dibawah ini. Kami hanya memasukan salah satu contoh iklan :)




video
                                                                courtesy of youtube
 MCD

                        

Mcd 
arab lawak: http://cantek.kit2u.info
menu mantap: http://jingle-iklan-tv.blogspot.com
i'm lovin it "hantu lapar": courtesy of youtube

KFC
agnes monica: www.agnezone.com
super mantap(di perpus): http://jingle-iklan-tv.blogspot.com

BK
kick'n chicken: courtesy of youtube
burger king whopper: http://arabaquarius.blogspot.com/
wake up with the king: www.dhadm.com
chichken fries commercial: www.chickflix.com



Itu sedikit penjelasan kami mengenai mainstream yang sangat mewabah dan menjadi kebiasaan masyarakat yang ada di Indonesia. 
Kami akan melanjutkan dengan makanan tradisional Indonesia.

Seperti kita ketahui, Indonesia terdiri dari beberapa provinsi. Dan di setiap provinsi terdapat ciri khas makanannya masing  - masing. Harga dari makanan tradisional biasanya relatif murah. Kami mengambil contoh makanan khas Bogor yaitu roti unyil, lalu gudeg dari Jogja, mie kocok dari Bandung, pempek dari Palembang, ayam rica - rica dari Manado dan masih banyak lagi contoh makanan lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.

Makanan tradisional masi memiliki ciri khas tersendiri dari bentuk, rasa , aroma dan juga bahan - bahan yang alami. Makanan tradisional pastinya lebih sehat karena mereka membuatnya dengan tangan manusia dan dengan bahan yang alami.


Kami akan memasukan sedikit gambar makanan tradisional yang ada di Indonesia 




Ini adalah makanan khas Jakarta yaitu gado - gado.
Isi dari gado - gado adalah tahu, toge, telur, sayuran
dan yang paling khas dari makanan ini adalah bumbu kacang



Ini adalah makanan khas Manado yaitu ayam rica - rica.
Makanan ini terkenal dengan rasanya yang khas yaitu pedas



Ini adalah makanan khas Jogja yaitu Gudeg.
Gudeg sangat terkenal di Jogja karena rasanya yang masih khas Jawa.
Isi dari gudeg adalah telur, nasi, sayuran, krecek, tempe bacem.


 Ini adalah makanan khas Palembang yaitu pempek.
Pempek sangat terkenal dengan ciri khas kuahnya yang asam dan manis.
Pempek biasa disajikan dengan mie, bihun, ketimun, ebi.


 

Ini adalah makanan khas Padang yaitu nasi padang.
Nasi padang menjual berbagai macam makanan
seperti ayam, ikan, sayuran, dll.
Yang khas dari masakan Padang adalah bumbunya yang pedas dan khas




 Ini adalah makanan khas Indonesia yang dimana - mana bisa ditemukan yaitu sate.
Ada sate ayam, sate kambing, sate padang, sate kerbau, dll




Ini juga merupakan makanan khas Jakarta yaitu soto betawi.
Soto ini sangat terkenal di Jakarta karena rasa kuahnya yang berbeda dari soto lainnya.



Ini adalah contoh menu makanan tradisional yang biasanya terdapat di restoran tradisional.



 Ini adalah makanan khas Bandung yaitu mie kocok.
Mie kocok sangat terkenal di Bandung karena cara pembuatannya dengan dikocok.


Itu merupakan beberapa contoh dari makanan tradisional yang kami dapatkan dan kami telusuri.

Tetapi ada juga sisi negatif juga dari makanan tradisional. Makanan tradisional biasanya kebersihannya tidak terjamin karena biasanya makanan ini dijual di pinggir jalan. Tidak banyak makanan tradisional yang dijual di restoran. Dalam pengemasan makanan pun, makanan tradisional biasanya hanya menggunakan kertas untuk membungkusnya, bahkan ada yang hanya menggunakan plastik.

Perbedaan dengan makanan cepat saji pun sangat jauh . Makanan cepat saji lebih mudah disajikan dan langsung dimakan dibandingkan dengan makanan tradisional. Maka dari itu makanan cepat saji juga lebih laku di pasaran dibandingkan dengan makanan tradisional.




Kami menggabungkan gambar makanan cepat saji dengan makanan tradisional kita.

Makanan tradisional jarang sekali diliput oleh media kecuali seperti acara - acara kuliner di TV. Biasanya host atau pembawa acara di acara TV tersebut memperkenalkan makanan khas dari berbagai kota yang mereka kunjungi.

Kami mengambil contoh dari beberapa TV yang meliput makanan tradisional dengan sebuah acara 




Ini adalah om Bondan Winanarno dalam acaranya
' Wisata Kuliner '



Ini adalah gambar dimana om Bondan sedang mencicipi makanan tradisional 

http://www.jembenkpoenja.blogspot.com/
 
Om Bondan memiliki ciri khas yaitu
" Mak Nyussss "


Kami juga mengambil contoh acara TV lainnya "Benu Buloe"

Acara ini juga mempromosikan makanan tradisional Indonesia

 
 
                 http://www.ususmercon.blogspot.com/
Ini disaat Benu Buloe sedang mencicipi makanan 


 
           http://www.id-id.facebook.com/                       http://www.kaskus.us/        


Benu Buloe lebih mengambil konsep makan makanan tradisional dengan pakaian yang bervariasi dan unik. Contohnya seperti gambar diatas. Benu memakai baju Einsten dan juga Obelix


Itu merupakan sedikit contoh bagaimana media mempromosikannya. Tapi tidak hanya di TV, ternyata ada juga makanan tradisional yang dipromosikan lewat majalah

                          http://www.femina.co.id/                   http://www.budiboga.blogspot.com/                 

Sebenernya makanan tradisional di Indonesia sudah dipromosikan oleh media sedemikian rupa banyaknya. Dari media TV yang mempromosikannya dengan acara kuliner, lalu ada juga dari majalah. Tapi kenapa masyarakat kita tetap lebih memilih makanan fast food ?

Kami mengambil contoh kasus yang ada di Indonesia bahwa makanan cepat saji atau fast food lebih disukai masyarakat daripada makanan tradisional. Sadar gak si kalau anak-anak ulang tahun dirayain di restoran fast food? Seperti McD, KFC, Hoka - hoka bento, Burger King .
Itu sudah terlhat bahwa fast food sudah mewabah ke anak - anak. Dan lama kelamaan itu bisa menjadi suatu budaya dalam kehidupan masyarakat kita .

Kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki banyak budaya dan provinsi seharusnya bangga dengan budaya kita, makanan khas kita. Inilah pengaruh dari budaya luar yang sudah masuk ke budaya kita.



Sekian blog dari kami :) 

Kami semua terdiri dari 5 orang :


                            
                           @evelineyuke                                                      @yesitanataliaa

 

@dre_sancta



                                       @fenawang                                                              Michelle Monic





 THANK YOU :)                                                                                                                                                                   

2 komentar:

  1. Maasih kakak kakak, sangat membantu tugas saya

    BalasHapus
  2. memang makanan tradisional selalu pas di lidah kita!

    BalasHapus